Jennifer Jill Divonis 6 Bulan Penjara.

Jennifer Jill Divonis 6 Bulan Penjara.
Jennifer Jill Divonis 6 Bulan Penjara.

Sidang putusan kasus penyalahgunaan narkoba Jennifer Jill digelar hari ini, Senin (16/8). Dalam sidang hal yang demikian, Jennifer Jill diputus bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Istri Ajun Perwira itu dihukum enam bulan penjara karena terbukti mengkonsumsi sabu.

“Menyatakan terdakwa, Jennifer Jill Armand Supit terbukti terbukti secara legal dan meyakinkan bersalah telah melaksanakan tindak pidana penyalahgunaan narkotika klasifikasi satu bagi dirinya sendiri. Menjatuhkan pidana Jennifer Jill dengan kuruangan penjara selama enam bulan,” ungkap ketua hakim dikala membaca putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (16/8).

Namun terbukti majelis hakim mempunyai pertimbangan lain sehingga Jennifer Jill hanya perlu menjalani rehabilitasi selama masa hukumannya. “Mempertimbangkan terdakwa menjalani atau pengobatan atau perawatan rehabilitasi medis atau sosial,” sambungnya.

Hakim juga meminta kepada pihak JPU untuk lantas mengeluarkan Jennifer dari penjara supaya dapat menjalani rehabilitasi dan dapat bermain slot online kembali. “Memerintahkan kepada Jaksa Lazim untuk mengeluarkan terdakwa dari tahanan untuk menjalani rehabilitasi. Selama terdakwa menjalani pengobatan atau rehabilitasi medis diperhitungkan sebagai batas menjalani sanksi,” tuturnya.

Mendengar keputusan hal yang demikian, Jennifer Jill yang dihadirkan secara online lantas menyerahkan sepenuhnya keputusan hal yang demikian kepada majelis hakim. Tim kuasa hukum Jennifer pun terlihat menerima putusan hal yang demikian. Itu juga dengan pihak JPU yang menerima hasil sidang.

Sayangnya, dalam sidang putusan Jennifer yang digelar secara virtual, hanya dihadiri oleh regu kuasa hukum. Sang suami, Ajun Perwira tak terlihat turut hadir memandu sang istri.

Namun Sahala Siahaan selaku kuasa hukum Jennifer mengaku akan lantas memberi tahukan hasil putusan tadi. Sahala tampaknya sepakat dengan keputusan hakim dalam sidang kali ini.

“Ya nanti kami beri tahu bahwa keputusannya demikian dan itu yang terbaik menurut kami untuk JJ. Karena harapannya tercapai. Jadi, intinya sekali lagi tak segala kasus narkotika disamakan seluruhnya. Mesti ada pembedaan mana pengedar, mana yang memperjual belikan, mana juga yang untuk konsumsi diri sendiri,” pungkas Sahala Siahaan, berakhir sidang.

By Haper

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *