Apa Itu Virtual Hotel Operator?

Harga hotel dari hari ke hari semakin terjangkau terutama bagi traveler dengan budget minim. Tidak hanya hotel chain yang sudah terkenal di Indonesia seperti Aston, Accor, Ibis, Holiday Inn, Santika, dan Parador sekarang sudah banyak muncul perusahaan yang sebenarnya tidak memiliki properti atau bangunan hotel tapi bisa menjual kamar hotel di berbagai wilayah di Indonesia. Bagi traveler, perusahaan semacam ini adalah cara ampuh untuk mendapatkan hotel murah di Indonesia karena harganya yang sangat bersaing. Bagaimana cara kerja perusahaan semacam ini?

Pernah dengar atau melihat plang atau neon box ZenRooms, AiryRooms, Reddoorz, atau NidaRooms? Itu adalah neon box perusahaan yang tidak memiliki hotel namun dapat menjual kamar hotel dengan brand masing-masing. Perusahaan semacam ini dinamakan Virtual Hotel Operator (VHO). Ada istilah lain juga yaitu:

  • Uber Hotel
  • Virtual Hotel Network
  • Virtual Hotel Chain
  • Branded Hotel Network
  • Budget Accommodation Network

Semua istilah tersebut memiliki arti yang sama dengan istilah Virtual Hotel Operator.

Cara Kerja Virtual Hotel Operator

Model bisnis Virtual Hotel Operator ini sederhana yaitu dengan cara mengajak pemilik hotel untuk bekerja sama dalam penjualan kamar. Lalu apakah VHO sama dengan Online Travel Agent (OTA)? Pada dasarnya VHO dan OTA adalah sama, tetapi perbedaannya adalah kalau VHO menjual dengan brand VHO sendiri, sedangkan OTA menjual sesuai dengan brand hotel sendiri.

Misalnya, VHO ZenRooms mengajak kerja sama hotel Amaris. ZenRooms akan meminta jatah kamar hotel Amaris untuk dijualkan oleh ZenRooms dengan brand ZenRooms.

Apa Untungnya Bekerja Sama Dengan Virtual Hotel Operator?

Bagi divisi sales pada sebuah hotel, keberadaan Virtual Hotel Operator ini akan menjadi keuntungan tersendiri dalam menjual kamar hotel. Ini adalah strategi pemasaran hotel terbaru yang diambil dari model bisnis pencentus atau pionir Virtual Hotel Operator yaitu OyoRooms yang berasal dari India.

Divisi sales akan bertambah marketing channel-nya jika bekerja sama dengan Virtual Hotel Operator. Bagaimana bisa? Virtual Hotel Operator akan menjualkan kamar yang telah disepakati oleh pihak hotel dan VHO ke konsumen. Katakanlah, dalam sehari sebuah hotel yang memiliki 30 kamar selalu terisi 20 kamar, berarti ada 10 kamar yang menganggur setiap harinya. Apabila 5 kamar tersebut dijual oleh VHO maka hanya tinggal 5 kamar yang menganggur.

Lalu dari mana VHO mendapatkan keuntungan? VHO mendapatkan keuntungan dari komisi yang diberikan oleh hotel atas setiap penjualan kamar yang dilakukan VHO. Tentu bagi hotel lebih baik membagi sedikit keuntungan kepada VHO dibandingkan tidak mendapatkan keuntungan sama sekali dari kamar yang tidak terisi setiap harinya.

Kamar hotel yang tidak terisi itu dikatakan tidak produktif, tetapi tetap memerlukan maintenance. Biaya maintenance kamar hotel yang tidak produktif adalah kerugian bagi hotel itu sendiri. Jadi lebih baik dijualkan oleh pihak VHO untuk mendapatkan sedikit keuntungan daripada tidak sama sekali.

Kerugian Bekerja Sama Dengan Virtual Hotel Operator

Selain keuntungan bekerja sama dengan Virtual Hotel Operator, kerugiannya juga ada namun kasat mata.

Virtual Hotel Operator biasanya meletakkan brand mereka di kamar. Misalnya ZenRooms atau NidaRooms meletakkan bantal dengan merek ZenRooms dan NidaRooms, sedangkan merek yang terkait dengan hotel dikeluarkan. Oleh karenanya brand hotel asli yang ditumpangi oleh ZenRooms dan NidaRooms akan pudar di mata konsumen.

Biasanya hotel chain yang sudah terkenal seperti Aston dan Accor tidak akan mau diajak kerja sama dengan Virtual Hotel Operator karena VHO menempatkan produk atau brand-nya di kamar hotel.

Lalu Apa Saran Ketika Ingin Bekerja Sama Dengan Virtual Hotel Operator?

Jika anda memiliki 50% kamar hotel yang setiap harinya tidak terisi ini adalah saatnya anda bekerja sama dengan Virtual Hotel Operator. Mungkin sales hotel anda tidak punya waktu untuk memasarkan kamar hotel anda dengan baik, atau jika anda bekerja sebagai sales hotel beruntunglah anda membaca artikel ini.

Jika anda memiliki brand hotel yang kuat dan memiliki 25% kamar hotel yang setiap harinya tidak terisi, maka mungkin anda bisa mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Virtual Hotel Operator dalam jangka waktu tertentu untuk melihat penjualan yang dihasilkan dari Virtual Hotel Operator. Misal, anda bisa bekerja sama dengan AiryRooms, ZenRooms, NidaRooms, dan Reddoorz sekaligus anda tinggal membandingkan produktivitas yang mereka hasilkan dalam 3-6 bulan. Apabila ada VHO yang sangat produktif maka pakailah VHO tersebut. Jika semuanya produktif dalam meningkatkan penjualan kamar hotel anda maka pakai saja semua VHO tersebut dengan masing-masing jatah kamar yang sedikit.

Kalau anda hotel independen terkenal yang memiliki tingkat okupansi kamar hotel lebih dari 75% dalam sehari anda sebaiknya tidak usah bekerja sama dengan Virtual Hotel Operator. Bekerjasamalah dengan VHO ketika low season, itu akan menjadi strategi bagus untuk meningkatkan penjualan kamar hotel pada saat belum musim liburan.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, daftar Virtual Hotel Operator di Indonesia saat ini adalah sebagai berikut.

Perbedaan dan Persamaan Antar Virtual Hotel Operator di Indonesia

Ketahuilah kelebihan dan kekurangan Virtual Hotel Operator supaya mendapatkan nilai ekonomi dan value terbaik jika menginap di VHO. Berikut adalah pembahasan terhadap Virtual Hotel Operator yang telah disebutkan sebelumnya.

ZenRooms

logo-zenroomsDari segi warna ZenRooms memiliki warna dominan merah dengan logo bunga teratai. ZenRooms kebanyakan bekerja sama dengan hotel, penginapan, atau residence yang memiliki kualitas kamar sangat bagus. Namun, dari segi harga ZenRooms memiliki rentang harga paling mahal untuk VHO.

NidaRooms

logo-nidaroomsWarna dominan NidaRooms dan ZenRooms sama-sama merah dengan logo yang tidak jelas. NidaRooms memiliki jumlah kamar dan jaringan hotel yang paling banyak di Indonesia. Harga NidaRooms masih di bawah ZenRooms dan masuk dalam kategori murah. Namun, dari segi kualitas kamar NidaRooms memiliki setting kamar yang biasa saja.

AiryRooms

logo-airyroomsAiryRooms memiliki warna dominan biru muda yang cerah dan logo awan. AiryRooms tidak memiliki kamar sebanyak NidaRooms dan RedDoorz, tetapi memiliki kualitas kamar terbaik dan setting kamar yang unik. AiryRooms menyediakan amenities seperti air mineral, fasilitas sarapan, dan sabun cair dari AiryRooms (bukan dari hotel). Dari kualitas bantal yang disediakan, ZenRooms, NidaRooms, dan RedDoorz tidak sebagus AiryRooms. Dari segi harga, AiryRooms memiliki rentang harga yang sama dengan NidaRooms.

RedDoorz

logo-reddoorzRedDoorz memiliki warna dominan merah sama seperti ZenRooms, dan RedDoorz. RedDoorz mungkin adalah saingan NidaRooms dalam hal jumlah kamar yang dijual. Namun, RedDoorz juga merambah ke kamar kosan atau residence yang lokasi dan kamarnya kurang bagus. Oleh karenanya, RedDoorz bisa menyediakan harga kamar hotel murah bagi konsumen yang benar-benar butuh kamar murah di banyak lokasi. Bahkan di Jalan Pedurenan Masjid, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, antar RedDoorz hanya berjarak sekitar 20 meter.

Tinggal

logo-tinggalTinggal memilki warna dominan ungu dan rentang harga dari yang paling murah hingga yang paling mahal di antara Virtual Hotel Operator lainnya karena Tinggal menyediakan 3 tipe kamar yaitu standard, premium, dan elite. Namun, harga kamar hotel yang murah dan yang mahal kira-kira perbandingannya 2 banding 10.

Saran Bagi Traveler

Kalau menurut saya untuk mendapatkan kamar dengan probabilitas harga yang pas dan kamar yang nyaman pilihan terbaik ada di AiryRooms. Kalau anda benar-benar tipe traveler dengan budget minim sekali RedDoorz dan NidaRooms bisa menjadi pilihan anda. Sedangkan Tinggal dan ZenRooms bisa menjadi pilihan terakhir, misalnya anda mau coba-coba menginap di Virtual Hotel Operator dan membandingkannya satu sama lain.

Berapa biaya menginap yang sebaiknya dikeluarkan untuk menginap di hotel VHO? Untuk rentang harga kira-kira Rp180.000-Rp350.000 tidak lebih! Lebih dari itu sebaiknya anda menginap di hotel chain yang memiliki jaringan hotel budget saja seperti Ibis Budget, Pop!, atau Whiz hotel. Inilah salah satu alasan Tinggal dan ZenRooms jadi pilihan terakhir di VHO.

Baik anda pemilik hotel, sales hotel, maupun traveler, tentukan pilihan Anda sebijak-bijaknya. Semua sudah dijabarkan dalam artikel ini, tetapi kalau ada yang mau ditanyakan atau kecewa dengan kinerja atau pelayanan Virtual Hotel Operator di Indonesia silakan komplain atau berkeluh kesah di kotak komentar di bawah ini. Gunakan bahasa yang sopan supaya komentar anda dimoderasi.

Komentar dan pertanyaan anda akan berguna bagi seluruh konsumen Virtual Hotel Operator 🙂

Tags: , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

Belum ada tanggapan untuk “Apa Itu Virtual Hotel Operator?”

Silakan Beri Komentar