Tugas CEO

Tugas General Manager (GM) dan Chief Executive Officer (CEO) tidak dapat dirumuskan secara baku karena tugas GM dan CEO bervariasi tergantung industri tempat bekerja. Apabila diartikan dalam bahasa Indonesia CEO adalah Direktur Utama. Dalam perusahaan, CEO hanya satu tetapi GM bisa lebih dari satu. Perusahaan juga bisa memiliki banyak GM yang berada di bawah CEO atau Direktur yang terkait, tergantung keputusan CEO.

Lingkup pekerjaan GM lebih sempit daripada CEO. Pekerjaan yang dilakukan GM berkisar antara pengelolaan dan koordinasi rantai nilai yang dimiliki perusahaan, dan pengelolaan keuangan perusahaan lebih secara teknis. Sedangkan CEO dapat melakukan segala hal yang ia mau di dalam perusahaan termasuk memberikan tugas tertentu kepada GM. Dengan kata lain CEO adalah orang yang memainkan peranan utama bagi kelangsungan hidup perusahaan secara keseluruhan melalui keputusan strategisnya. Berikut ini adalah tugas CEO secara umum dalam sebuah perusahaan.

Tugas Umum CEO

  • Merencanakan, mengelola, dan menganalisis segala aktivitas fungsional bisnis seperti operasional, sumber daya manusia, keuangan, dan pemasaran
  • Merencanakan dan mengelola proses penganggaran, lalu mengamati dan menganalisis apabila ada kejanggalan dalam prakteknya
  • Mengelola perusahaan sesuai dengan tujuan strategis perusahaan dengan keefektivan dan biaya seefisien mungkin
  • Merencanakan dan mengelola kinerja pada sumber daya manusia agar sumber daya manusia yang berkompeten teridentifikasi dan dapat ditempatkan pada posisi yang sesuai sehingga dapat memaksimalkan kinerja perusahaan
  • Merencanakan, mengelola, dan mengeksekusi perencanaan strategi bisnis atau korporat baik untuk jangka waktu menengah maupun panjang dengan mengacu pada visi dan misi perusahaan
  • Mengidentifikasi dan meningkatkan performa operasional perusahaan dengan cara memotivasi berbagai divisi di perusahaan
  • Mengambil berbagai keputusan strategis yang berdampak baik bagi sustainabilitas perusahaan berdasarkan hasil analisis data dan fakta baik yang telah menjadi jejak rekam (record) perusahaan maupun analisis terhadap berbagai faktor lingkungan bisnis
  • Menjaga sustainabilitas keunggulan kompetitif perusahaan dan meningkatkan kompetensi utama perusahaan dan mengimplementasikannya
  • Menganalisis dan mengambil langkah paling prioritas bagi alokasi sumber daya dan penganggaran perusahaan
  • Membuat kebijakan, prosedur, dan standar pada organisasi perusahaan
  • Menganalisis segala masalah dalam perusahaan dan mengkoordinasikan manajemen puncak dalam menyelesaikan masalah tersebut secara efektif dan efisien
  • Membuat keputusan strategis dalam hal integrasi, divestasi, investasi, aliansi, dan joint venture

Tugas CEO di atas memang bersifat konseptual, tetapi pada prakteknya CEO dituntut untuk memiliki pengetahuan teknis dan pengalaman dalam mengelola perusahaan. Kemampuan CEO dalam mengelola perusahaan tidak dapat terjadi dalam sehari melainkan hasil dari pengendapan berbagai pengalaman CEO di berbagai divisi pada perusahaan. Hal yang diharapkan dari CEO adalah kemampuannya untuk membuat keputusan yang cepat dan tepat, meminimalisir risiko bisnis, dan meningkatkan profit perusahaan.

Terpilihnya seorang CEO biasanya dilihat dari berbagai pengalaman di bidang yang sama. Misalnya, pada industri telekomunikasi CEO terpilih pada perusahaan komunikasi biasanya adalah orang yang sudah berpengalaman di bidang telekomunikasi selama bertahun-tahun. Hal ini dilakukan karena diharapkan CEO tersebut sudah pernah mengalami berbagai masalah bisnis dan pengelolaan rantai nilai di perusahaan komunikasi. Dengan demikian, diharapkan juga bahwa CEO dapat memberikan nilai bagi perusahaan.

Tags: , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.