Makna Pembunuhan Karakter

Di Indonesia akhir-akhir ini kata-kata ini sering digunakan untuk menunjuk pada usaha melecehkan atau menjelek-jelekkan nama baik. Entah tuduhan orang itu benar atau tidak, dia bisa menuduh balik dengan mengatakan musuh yang menuduhnya mengatakan bahwa dia telah melakukan pembunuhan karakter. Misalnya jika seseorang mengatakan kepada orang lain mengenai bahwa dia melakukan korupsi, maka dia disebut melakukan pembunuhan karakter.

Pembunuhan karakter bukankah pembunuhan yang sebenarnya. Pada sejatinya tidak ada nyawa seseorang yang diambil dengan suatu usaha tertentu. Namun demikian ada sesuatu yang di bunuh di sini. Suatu pembunuhan dengan menggunakan fitnah, membuat seseorang memiliki nama buruk di masyarakat. Dengan demikian melakukan suatu yang bersifat menyakiti orang tersebut.

Tapi apakah itu karakter. Di dalam game kita sering menggunakan karakter, dalam menulis kita menggunakan karakter. Karakter jelas berbeda dengan tubuh seseorang. Di mana tubuh seseorang adalah sesuatu yang nyata-nyata ada dan begitu jelas disakiti. Tapi karakter adalah simbol. Sesuatu yang maya. Tidak nyata.

Karakter adalah suatu Avatar dari seseorang. Seseorang bisa saja memiliki beberapa Avatar dalam sebuah forum diskusi di internet. Seseorang bisa menunjukkan sesuatu yang berbeda dengan dirinya di alam nyata. Bagaimanapun karakter masih saja terikat dengan kedirian seseorang. Menyakiti simbol dan avatar yang ada bisa menyakiti hati orang memiliki simbol atau Avatar itu. Itu karena karakter itu perwakilan dari diri.

Dengan demikian maka karakter bisa disakiti. Ketika karakter di sakiti maka seseorang bisa merasa tersakiti. Karakter bisa jadi persona, suatu kepemilikan yang sangat dekat dengan diri seseorang. Dengan melakukan fitnah, dan lain sebagainya suatu karakter seseorang bisa dihancurkan. Pandangannya bisa menjadi buruk di mata umum.

Tags: , ,

AUTHOR

# Bisa dibilang filsuf bisa juga dibilang wong sableng...

2 tanggapan untuk “Makna Pembunuhan Karakter”

  1. glaydenty
    March 12th, 2012 at 11:58 | #1

    karakter itu adalah harga diri. (baca:opini publik)

  2. asmayadi
    August 26th, 2012 at 19:26 | #2

    pembunhan karakter, dapat dirasakan bagi mereka yang mengalami, ya hampir sama dengan pembunuhan, seperti biasa orang bilang ; fitnah itu lebih kejam …. dan pemulihanannya hanya berserah diri kepada Yang menciptakan diri kita.

Silakan Beri Komentar