The Facebook dan Social Impact Terhadap Dunia

Kita harus menyalahkan Mark Zuckerberg karena telah membawa sebuah fenomena baru di dunia Internet kita. Sebuah situs pertemanan yang mengikatkan dunia pada semua orang, seperti kita belum kepenuhan revolusi saja. Saya masih ingat berapa abad yang lalu, kita masih menggunakan burung dan surat sebagai media telekomunikasi. Sekarang rasanya itu semakin lama semakin hilang.

Sekarang Facebook telah menjadi besar, maksudku sangat-sangat besar. Saya sulit membayangkan masyarakat Internet hidup tanpa Facebook, rasanya Facebook telah masuk dalam gaya hidup modern kita. Menambah daftar ketergantungan kita dengan teknologi. Facebook berbeda dengan mainan situs pertemanan, dia telah menjadi sesuatu yang serius. Facebook menghubungkan manusia dan memberi kemudahan satu sama lainnya. Membantu kita dalam sosialitas.

Tapi apa jadinya kalau kehidupan sosial kita juga harus tergantung pada teknologi canggih macam ini. Aku tahu aku berlebihan, tapi beberapa saat yang lalu ada berita bahwa Facebook hendak ditutup oleh pemiliknya, dan itu menyebabkan kehebohan di internet. Itu hanya sekedar berita Hoak saja tapi tetap membuat panik. Pertanyaanya adalah bagaimana kita hidup tanpa Facebook, atau jejaring sosial lainnya.

Rasanya cukup mengejutkan karena dunia kita akan berubah drastis karena situs-situs jejaring sosial itu tidak ada. Berita baiknya mungkin saya dan beberapa orang lainnya akan lebih sering keluar. Tapi hilangnya potensi hubungan bisa jadi sangat tidak tergantikan. Facebook bisa menjadi situs di mana kita membagikan berbagai pesan kita ke dunia luar. Menjadi ruang di mana kita bisa bebas berbicara.

Dalam situs jejaring sosial kita bisa menghubungkan kegiatan politik, event atau seni tertenu. Memang mereka menghubungkan manusia. Mereka bisa mengubungkan pemikiran-pemikiran dari tempat yang jauh.

Tags: , , , ,

AUTHOR

# Bisa dibilang filsuf bisa juga dibilang wong sableng...

Belum ada tanggapan untuk “The Facebook dan Social Impact Terhadap Dunia”

Silakan Beri Komentar