Filsafat yang Berandai-andai (Spekulatif)

Manusia adalah makhluk yang suka berandai-andai. Manusia seringkali mengandai-andaikan sesuatu yang sebenarnya tidak ada di sana. Sifat ini kadang dianggap buruk karena orang semacam ini suka dengan mimpi di siang bolong. Dengan demikian orang itu dianggap malas dan tidak suka bekerja. Orang yang suka berandai-andai dianggap pemimpi, memimpikan sesuatu yang tidak ada di sana. Ini bertolak belakang dari orang yang dianggap realis, yang lebih suka bekerja daripada berpikir hal-hal yang tidak penting.

Padahal berandai-andai adalah sifat dari pemikiran filsafat yang spekulatif. Berandai-andai adalah menggunakan pikiran kita untuk mengumpamakan suatu kemungkinan yang ada. Dengan demikian berandai-andai adalah sesuatu yang penting bagi perkembangan manusia. Berandai-andai berhubungan dengan Imajinasi, dengan berandai-andai kita menggunakan imajinasi kita untuk membentuk suatu dunia yang lepas dari dunia ini. Membentuk dunia agar kita bisa keluar dari kungkungan dunia sekarang dan menemukan jalan keluar atau jalan kreatif yang baru dalam menyelesaikan suatu persoalan atau menemukan suatu sudut pandang baru dalam mengatasi masalah-masalah.

Karena itulah sebenarnya berandai-andai adalah suatu pekerjaan yang teramat penting bagi manusia. Salah satunya adalah dalam rangka etika. Etika tidak bisa berjalan dengan benar tanpa menggunakan prinsip berandai-andai.

Dalam etika berandai-andai sangat penting. Ini karena andai kata kita tidak berandai-andai kita terjebak bahwa kita bisa menilai pekerjaan setelah dilakukan. Seseorang perlu berandai-andai ke masa depan atau ke akibat yang ditimbulkan. Etika memerlukan berandai-andai atau menggunakan perumpamaan.

Tidak hanya itu, dalam bidang fisika dan bidang-bidang pengetahuan berandai-andai juga diperlukan. Dalam fisika Einstein sering menggunakan cara mengandai-andai dalam kecepatan cahaya karena kesulitan-kesulitan dalam pengujian. Suatu penelitian dengan eksperimen pikiran juga bukanlah hal baru di bidang ilmu pengetahuan. Kesimpulannya berandai-andai adalah suatu kegiatan kreatif yang penting bagi kehidupan manusia.

Tags: ,

AUTHOR

# Bisa dibilang filsuf bisa juga dibilang wong sableng...

Belum ada tanggapan untuk “Filsafat yang Berandai-andai (Spekulatif)”

Silakan Beri Komentar