Homo Ludens Alias Manusia Pemain

Johan Huizinga seorang sejarawan belanda pernah menulis buku berjudul Homo Ludens atau manusia bermain. Dia mencoba menelisik hubungan antara permainan dan kebudayaan. Istilah ini menarik karena manusia adalah makhluk yang sangat suka bermain. Bayangkan saja ribuan orang menonton suatu pertandingan sepak bola.

Sepak bola atau Soccer adalah suatu permainan di mana sebelas orang yang saling berhadapan saling menyepak sebuah bola untuk masuk ke gawang. Kalau di pikir dalam kehidupan nyata ini sangat tidak rasional. Kalau mau menyelesaikan permainan ini selamanya tinggal membeli bola masing-masing dan beres. Selesai permasalahan. Tapi tidak, mereka terus dan terus merebutkan sebuah bola itu. Ribuan orang menonton dan membayar mahal demi menonton kemampuan orang untuk menendang bola ke dalam sebuah gawang yang dijaga musuhnya dan satu kiper yang boleh memegang bola. Kenapa hanya kiper yang boleh memegang bola dan kenapa hanya satu? Itu sudah aturan permainan. Mungkin agar permainan lebih menarik karena kita sulit membayangkan sepak bola dengan sepuluh kiper.

Manusia adalah makhluk yang suka bermain. Kita bukan sendirian dalam hal ini. Kita juga melihat kegiatan singa atau kera yang berlompatan tanpa tujuan. Kita semua butuh bermain. Hanya saja manusia adalah satu-satunya makhluk biologis yang membawanya sampai tahap yang konyol.

Kita menciptakan permainan dan menghabiskan jam-jam yang banyak. Aturan kita batasi sehingga kita semakin sulit. Dengan kata lain manusia mempersulit diri sendiri agar permainan semakin seru. Menciptakan permainan baru yang tujuannya kadang tidak jelas. Mulai dari yang intelek hingga yang bodoh.

Keinginan manusia untuk bermain ini kadang mengalahkan dorongan alamiahnya. Misalnya saja seorang pemain game yang mati karena kebanyakan bermain game. Manusia bisa mati karena bermain Game. Apakah dorongan biologisnya untuk tidur atau makan bisa dikalahkannya? Sepertinya demikian. Dalam permainan kadang manusia bisa keterlaluan. Kurasa memang manusia pantas disebut Homo Ludens.

Tags: ,

AUTHOR

# Bisa dibilang filsuf bisa juga dibilang wong sableng...

Belum ada tanggapan untuk “Homo Ludens Alias Manusia Pemain”

Silakan Beri Komentar