Wikileaks dari Sudut Pandang Etika

Wikileaks adalah salah satu situs yang sangat kontroversial dan berpengaruh di dunia internet. Situs ini pernah menghebohkan karena membongkar rahasia-rahasia beberapa negara dunia. Salah satunya adalah Amerika serikat bahkan terakhir kali membongkar kabel diplomatik Amerika serikat.

Jika dipandang dari sudut etika Wikileaks tentu saja melakukan sebuah pelanggaran. Pelanggaran itu adalah mencuri dengar. Mencuri dengar secara umum adalah perbuatan yang salah. Kita tentu tidak ingin rahasia-rahasia kita dicuri dengar oleh orang lain. Perbuatan ini mengganggu privasi seseorang dan membuat kehidupan tidak nyaman. Apalagi akhirnya membeberkan rahasia-rahasia itu.

Tidak berbeda pula dengan kasus negara. Sebuah negara tentu memiliki rahasia-rahasia yang disimpan oleh negara itu sendiri. Wikileaks melakukan pelanggaran yaitu mencuri dengar rahasia-rahasia yang seharusnya merupakan privasi negara bersangkutan. Wikileaks tidak berhak menyebar rahasia-rahasia itu.

Tapi ada pengecualian dalam mencuri dengar ini terutama dalam kaitannya dengan negara. Pengecualian ini berkaitan dengan nyawa manusia dan hak asasi manusia. Jika Wikileaks mendengar adanya penyalahgunaan kekuasaan yang menyebabkan terancamnya nyawa manusia banyak tentu Wikileaks tidak salah. Malahan perbuatan mungkin malah diwajibkan. Orang-orang berhak tau mengenai hal ini. Sehingga perbuatan ini bisa dicegah. Begitu pula dalam kasus-kasus yang berkaitan dengan kepentingan orang banyak. Orang-orang perlu tahu hal semacam ini. Tentu saja dengan menimbang baik atau buruknya.

Dalam kasus di atas maka Wikileaks berhak untuk membuka rahasia negara-negara tersebut demi kepentingan umum. Sayangnya pada kasus terakhir pembongkaran Wikileaks patut dipertanyakan. Yang dibongkar adalah kabel diplomasi pemerintah Amerika. Data yang didapat kebanyakan tidak penting, tidak menyangkut kepentingan umum atau melindungi hak asasi manusia. Malahan pembongkaran isu semacam ini bisa mengganggu hubungan antara dua negara. Wikileaks tidak berhak membongkar yang semacam ini. Informasi seperti informasi kekuatan militer tentu tidak layak dibongkar.

Memang ada pro dan kontra dengan keberadaan Wikileaks itu sendiri. Memang ada rahasia-rahasia yang boleh (atau malah sebaiknya) dibongkar demi kepentingan publik, tapi ada juga rahasia negara yang tidak etis untuk dibongkar. Wikileaks sebaiknya lebih memilih dalam bocorannya.

Tags: , ,

AUTHOR

# Bisa dibilang filsuf bisa juga dibilang wong sableng...

Belum ada tanggapan untuk “Wikileaks dari Sudut Pandang Etika”

Silakan Beri Komentar