Analisis Filosofis Tentang Ayam atau Telur

Ada suatu pertanyaan yang menarik dalam logika. Pertanyaan ini bisa disebut sebagai paradoks ayam atau telur. Paradoks ini bisa dijabarkan sebagai berikut. Manakah yang lebih dahulu telur atau ayam. Pertanyaan ini menarik. Pertama adalah jika dipercaya bahwa makhluk hidup yang disebut ayam memiliki awal. Namun demikian, bentuk manakah yang lebih dahulu, ayam atau telur.

Pertanyaan ini menimbulkan masalah. Pertama adalah Ayam berasal dari telur dan telur berasal dari ayam. Karena salah satu berasal dari yang lain maka akan membawa ke sebuah regres yang tidak terhingga. Sebenarnya ini bisa jadi salah satu pemecahan bagi pertanyaan yang manakah yang ada lebih dahulu. Apakah ayam atau telur.

Jawaban yang mungkin adalah bahwa ayam atau telur terus berlanjut dan tak ada akhirnya. Jawaban ini memiliki beberapa implikasi. Pertama bahwa jagad raya ini terus ada demikian dan tidak memiliki awal. Adapun ayam, tidak pernah ada ayam pertama di dunia, ayam ada terus menerus sepanjang zaman. Ini menimbulkan banyak keberatan dari berbagai sisi.

Alternatif dari teori di atas, dan lebih mungkin dari teori di atas adalah teori bahwa semuanya berawal. Spesies Ayam memiliki awal. Dengan kata lain Ayam dimulai entah telur atau ayam. Dengan kata lain ada suatu fondasi awal dari keberadaan Ayam atau telur. Teori ini bergantung pada permulaan. Tapi memutuskan apakah awal itu Ayam atau awal itu telur menyebabkan berdebatan yang tidak berkesudahan.

Menurut Teori Evolusi kita bisa mencoba memecahkan masalah ini. Jika Ayam bermula dari spesies lain maka, ayam sendiri berasal dari telur spesies lain. Kemudian menetaslah Ayam. Dan kemudian mulailah apa yang disebut spesies ayam. Karena itulah Ayamlah yang lebih dahulu daripada telur. Mungkin ada keberatan mengenai definisi mengenai telur Ayam.

Apakah telur ayam itu adalah telur yang menghasilkan ayam ataukah telur yang dihasilkan oleh ayam. Jika definisi pertama yang dipakai maka telurlah yang lebih dahulu, jika definisi kedua yang dipakai maka ayam dahululah yang ada sebelum telur ayam. Karena itu kita perlu memperjelas definisi dari telur ayam.

Argumen lain adalah argumen bahwa Ayam atau Telur diciptakan secara langsung jadi oleh Tuhan. Bisa jadi Ayam lebih dahulu, Telur lebih dahulu, telur atau ayam tak ada yang saling mendahului satu sama lain. Argumen ini bisa terjadi manakala ayam atau telur diciptakan oleh Tuhan pada saat yang sama. Argumen penciptaan ayam dan telur bisa mengambil jalan skeptisisme, ini karena kita sema sekali tidak mengetahui manakah yang Tuhan ciptakan lebih dahulu ayam atau telur.

Bagaimanakah menurut pandangan anda?

 

Tags: ,

AUTHOR

# Bisa dibilang filsuf bisa juga dibilang wong sableng...

10 tanggapan untuk “Analisis Filosofis Tentang Ayam atau Telur”

  1. bung opeexz
    June 5th, 2011 at 19:03 | #1

    ngk usahlah kasak -kusuk jawab pertanyaan yg kayak ginian,,klw aq sebenarnya pertma di ciptakan ayam,,alasan karena yng di kenal pertama kalinya itu ayamnya bukan telur,, sama dgn penciptaan manusia,, ketika Allah berkata kun,,maka terjadilah apa yang dikunnya tersebut,,setelah itu mc brkembag biak.. seperti itulah ayam,,dia punya misi zuriyat,,atw berkembang biak

    • Neko
      June 6th, 2011 at 14:19 | #2

      Itu berarti anda tidak mempercayai Teori Evolusi. Dengan kata lain penciptaan diciptakan secara langsung. Tapi apakah ada ayam dari zaman dinosaurus? Ataukah Spesies diciptakan jatuh dari surga? Kita juga belum membahas, kun – sebagai proses ataukah tidak. Kita bahkan belum sampai membahas dalil antropologis. “Apabila ayam tidak disebut ayam, apakah masih ayam?”. Saya tidak menyalahkan teori penciptaan ini. Memang bisa saja benar.

      Berbeda dengan manusia, ayam memiliki fase yaitu telur. Dengan teori yang sama maka yang lebih dahulu adalah kupu-kupu bukan ulat. Dan Tuhan menciptakan nyamuk dewasa bukan pupa. dsb. Bisa saja ukuran kesempurnaan itu kematangan seksual. Jadi Tuhan menciptakan ayam dahulu baru kemudian telur. Apakah memang ada aturan yang menyatakan demikian? Bagaimana kita tahu demikian. Akan sangat menarik bagi kami kalau anda bisa menyertakan dalil agama atau rasional yang menyatakan demikian.

  2. cleogia
    June 20th, 2011 at 22:48 | #3

    Menarik. barangkali masalahnya tidak sesepele ayam dan telur. Sejarah kehidupan memiliki rentang yang begitu panjang dibanding manusia, saya yakin ada batas dimana kita tidak bisa menerawang jauh ke persoalan penciptaan dari yang Maha Kuasa. Science sejauh ini juga mempunyai keterbatasan. Teori terakhir menyebutkan bahwa awal kehidupan dari materi yang sangat kecil ( String Theory ) dan dalam sepemiliar detik “matter” berkembang menjadi tata surya sebesar ini. Teori quantum mekanik juga membuktikan fenomena unik di tingkat atomik yang memiliki hukum – hukum yang terbalik dengan Newton dan Einstein, bahkan menjungkirbalikan teori – teroi filsafat tentang being, pre existence, epitemology dan metafisika dan sebagainya ( baca Grand Design – Hawking ). Bagi penciptaan tidak sesederhana persoalan ayam dan telur.

  3. Neko
    June 23rd, 2011 at 09:51 | #4

    Pertanyaannya masih sama Ayam atau telur?

  4. Alie
    July 13th, 2011 at 15:53 | #5

    Sebenarnya hal ini tidak perlu terlalu banyak teori untuk menganalisa hal ini, cukup perlu sedikit logika ditambah sedikit gambaran tentang penciptaan dan seberapa jauh kita mau “mempercayai” penciptaan segala makluk oleh Tuhan.
    di mulai dari manusia saja. Pertama Adam dan Hawa “mungkin” tidak diciptakan dalam bentuk sesosok bayi namun yg masih membutuhkan pemeliharaan dan perawatan untuk bertahan hidup namun diciptakan dalam keadaan dewasa sehingga bisa bertahan hidup dalam menghadapi keganasan alam dan memperoleh keturunan. kedua, soal Telur dan Ayam. yg jelas untuk membentuk sebuah telur perlu ada ayam dahulu dan supaya telurnya bisa menetas tentu butuh telur yg berbenih yg dihasilkan oleh ayam jantan dan betina dan di sini sudah jelas ayam harus ada dulu baru bisa bertelur dan nantinya baru menjadi anak ayam setelah ayam mengerami telurnya lalu mengetas. jadi bila ada telur tidak ada yg mengerami tidak akan jadi ayam. sama saja dengan binatang menyusui lainnya, tidak ada induk tidak ada anak, jadi induk duluan….sdh jelaskan…..

  5. SUMO
    September 20th, 2011 at 10:42 | #6

    TEORI DARWIN JUGA SEPERTI BENAR TIDAK BISA DI BAHAS..TERNYATA NYELEWENG..SALAH.. KECUALI ADA DALIL, BARU ORG PD PERCAYA

  6. Ahmad
    April 30th, 2012 at 22:42 | #7

    seorang filsuf china bangun dari tidurnya yang sangat lama, dia bermimpi menjadi seorang katak, lalu dia bertanya apakah dia seseorang yang bermimpi menjadi katak, ataukah dia seekor katak yang sedang bermimpi saat ini???
    kadang-kadang logika berhenti pada titik batasnya sehingga menggangap primary key sebuah kenyataan terdapat lebih dari satu, yang inheren antara satu dengan yang lainnya, bahkan tidak jarang juga logika berpikir ada meta yang melingkar terhadap suatu meta, bahkan logika berpikiran bahwa kebenaran itu relatif???

  7. June 21st, 2012 at 22:28 | #8

    Menurut saya, Ayam dan telur tidak ada yang saling mendahului. keduanya diciptakan bersamaan. kenapa ??
    karena telur tidak dapat menetas kalo bukan ayam yang mengerami. berarti ayam duluan ?
    BUKAN.
    kalo ayam duluan, pasti akan punah, g da generasi ayam yg menruskan kelangsungan hidup spesies ayam.(tapi ini bisa jadi benar kalo ayam diciptakan berpasang saat pertama kali ada)
    Berarti telur duluan ??
    SALAH.
    kalo telur duluan g da ayam, telurnya g bakal menetas !.

  8. January 12th, 2015 at 16:01 | #9

    menurut saya sich,yang dluan itu ayam……karna kan contohnya nabi adam,dia diciptakan langsung jadi orang dewasa,tdk seperti kita di ciptakan mulai dari tahap awal yaitu dari bayi, balita,anaak-anak,remaja,dewasa,kemudian manula……nah begitu pula sama ayam dan telur,allah swt. menerunkan sepasang ayam dewasa kemudian ayam itu berkembang biak deeechhhh,GAMPANG KAN JAWABNYA???????

  9. July 22nd, 2015 at 00:51 | #10

    Menrut saya Ayam dulu ,,baru telur karna dalam penelitina di ,sallah satu universitas sains terkenal di dunia ,meneliti cangkang telur ,cangkang telur ter buat dari protein,,dan protein tersebut brasal dari rahim ayam ,,,

Silakan Beri Komentar