Manusia Sebagai Makhluk Berbahasa

Pada Abad ke duapuluh satu ini manusia telah mengalami suatu abad yang revolusioner di bidang komunikasi. Komunikasi sudah menjadi sentra dalam kehidupan manusia. Mulai dari telepon hingga internet, dunia kita telah memasuki abad komunikasi. Komunikasi jadi makin cepat dan semakin cepat. Semakin lama semakin dibutuhkan komunikasi yang cepat.

Ini bukan hal baru karena manusia memang sudah dikenal dengan makhluk bersimbol. Tidak ada makhluk lain yang membuat simbol secara kompleks seperti manusia. Simbol-simbol ini kemudian membentuk cara berkomunikasi manusia. Cara ini sering kita sebut sebagai bahasa. Memang hewan dan tumbuhan bisa berkomunikasi satu sama lain. Mereka memiliki bahasa.

Misalnya saja jeritan kera yang mengkomunikasikan adanya pemangsa yang datang ke arah gerombolan mereka. Jeritan itu adalah jeritan khusus sehingga kelompok kera segera bisa berlari menyembunyikan diri dari pemangsa. Contoh komunikasi pada hewan yang lain adalah di masa kawin. Pada masa kawin hewan sering melakukan komunikasi dengan suara atau dengan tarian. Hal ini bisa saja disebut sebagai bahasa.

Di sisi lain bahkan tumbuhan juga bisa melakukan komunikasi satu sama lain. Suatu tumbuhan di afrika misalnya bisa mengeluarkan semacam zat ketika dia di makan. Zat ini mengkomunikasikan adanya pemangsa di sekitar daerah itu. Zat ini membuat pohon lain yang sejenis menjadi terasa tidak enak sehingga pemangsa tidak mau memakannya.

Memang hewan lain bisa berkomunikasi satu sama lain. Namun demikian pola komunikasi manusia spesial. Manusia menggunakan simbol-simbol sehingga terbentuklah pola bahasa yang rumit. Manusia mengembangkan bahasa mereka sendiri, kini ada banyak sekali bahasa di dunia. Bahkan manusia bisa saja menciptakan bahasa mereka sendiri.

Bahasa ini menjadikan manusia unik dari makhluk lainnya seperti binatang.

Tags: ,

AUTHOR

# Bisa dibilang filsuf bisa juga dibilang wong sableng...

Belum ada tanggapan untuk “Manusia Sebagai Makhluk Berbahasa”

Silakan Beri Komentar