Protagoras: Manusia adalah Ukuran Segala Sesuatu

Protagoras pernah berkata “manusia adalah ukuran segala sesuatu.” Apabila kita mengukur apakah air itu panas atau dingin maka ukurannya pada diri kita. Perkataan protagoras ini ada benarnya. Tapi jika mengatakan manusia adalah ukuran segala sesuatu ada dampak buruk di dalamnya. Ketika semua orang mentakan suatu x itu baik, maka x itu baik. Apabila orang mengatakan x itu buruk, maka x itu buruk. Ini tidak bergantung pada baik buruk semata. Bahkan hingga keindahan dan lain hal.

Kata kata itu ada benarnya. Seringkali kita mengatakan sesuatu sebagai sesuatu karena mengikuti sesuatu itu diterima khalayak umum. Orang seharusnya berlaku begini atau begitu, yang menentukan khalayak umum semata-mata. Andai kata seluruh orang berkata demikian maka, demikian itulah.

Sebagai contohnya dalam bidang seni. Ada sebuah lukisan ketika dia dinilai tinggi oleh para kritikus, nilai lukisan melonjak tinggi. Lukisan itu menjadi “indah”. Berseni. Padahal kemungkinan kita sendiri tidak mengerti dimana letak seninya. Tapi karena dinilai tinggi oleh para kritikus seni terkemuka, kita percaya saja demikian.

Manusia sebagai ukuran segala sesuatu bisa menyebakan kita melihat moral begitu relatif. Bagaimana tidak. Moral dianggap sama dengan ukuran manusia itu sendiri. Baik-atau buruk tergantung dari manusianya. Kalau semua orang bilang itu baik maka itu baik, jika buruk maka itu buruk.

Sebagai contohnya Bullying yang dikerjakan disekolah. Ketika itu dilakukan bisa jadi setiap orang jadi menerima hal sedemikian. Jadinya wajar. Memang bagi pandangan luar hal ini salah. Tapi coba apabila sebuah negara menerimanya. Nazi jerman misalnya. Itu bisa menjadi praktek wajar, untuk membuat kamp konsentrasi.

Walaupun demikian teori ini tentu saja banyak ditentang para filsuf. Mereka berpendapat manusia tidak mungkin menjadi ukuran segala sesuatu secara mutlak. Salah satunya adalah teori mengenai hati nurani, yang mengatakan sesuatu salah atau benar tidak tergantung dari jumlah suara. Ada teori lain juga yang tidak setuju dengan teori ini.

Tags: , , , ,

AUTHOR

# Bisa dibilang filsuf bisa juga dibilang wong sableng...

Satu tanggapan untuk “Protagoras: Manusia adalah Ukuran Segala Sesuatu”

  1. dessy
    October 18th, 2012 at 19:20 | #1

    apa yang dimaksud manusia adalah ukuran segala sesuatu…?? berikan contohnya dlam kehidupan sehari-hari.

Silakan Beri Komentar