Minitrip TK Budya Wacana: Bahasa Inggris Lewat Pembelajaran Alam

Mengenalkan bahasa Inggris bagi anak-anak usia Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) bukanlah perkara mudah. Asingnya kosakata dalam bahasa Inggris yang jarang mereka dengar jadi salah satu faktornya. Namun, persoalan semacam ini bisa diatasi melalui kegiatan bermain di alam yang menjadi keseharian mereka. Lewat permainan, kosakata bahasa Inggris yang sederhana dan dekat dengan lingkungan sekitar bisa diajarkan dengan lebih mudah.

“Pembelajaran bahasa Inggris bisa diselipkan dalam kegiatan bermain di alam yang sekaligus bisa mendekatkan mereka terhadap lingkungan,” papar Kepala Sekolah KB/TK Budya Wacana, Emanuel Rustinarni kepada Bernas Jogja di sela-sela kegiatan English Playground and Minitrip di Penerbit Kanisius, Jumat (26/3).

Menurut Rustinarni, melalui model pembelajaran semacam ini, banyak manfaat yang bisa dicapai peserta didik. Mereka akan lebih memahami dan mengenal nama-nama benda di lingkungan mereka dalam bahasa Inggris karena disampaikan secara tepat sesuai dengan kapasitas otak anak-anak. Sebab mereka bisa praktik langsung dalam percakapan sederhana.

Selain itu, siswa bisa belajar untuk lebih dekat dan mencintai alam. Hal ini perlu diajarkan sejak dini seiring permasalahan lingkungan dan pemanasan global yang diakibatkan oleh manusia yang tak menghargai alam dan lingkungannya.

“Menjadi tugas bersama kita sejak dini untuk memberikan kesadaran pada anak-anak untuk cinta lingkungannya melalui kegiatan yang dekat dengan keseharian mereka,” jelasnya. Melalui kegiatan yang dibuat dalam tim, lanjut Rustinarni, guru pun bisa mmberikan pembelajaran tentang interaksi sosial. Kedekatan dengan teman dan orang lain yang berada di sekitar mereka sejak dini akan melatih kematangan sosial anak-anak.

“Siswa bisa belajar bersosialisasi dengan orang lain melalui kegiatan bersama. Ini penting untuk melatih kemandirian mereka sejak dini,” ujarnya. Ditambahkan salah satu guru KB/TK Budya Wacana. Matheus Nugroho, dipilihnya minitrip ke percetakan itu karena siswa bisa diajarkan tentang budaya membaca sejak dini. Sebab siswa tidak hanya diajak untuk membeli buku, namun juga melihat proses percetakannya.

“Dengan demikian, siswa akan lebih menghargai buku dan tumbuh minat mereka untuk membaca,” imbuhnya.

Sumber: Bernas Jogja, Sabtu 27 Maret 2010

Tags: , , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

Belum ada tanggapan untuk “Minitrip TK Budya Wacana: Bahasa Inggris Lewat Pembelajaran Alam”

Silakan Beri Komentar