Kualitas dan Kuantitas Pustaka Perpustakaan Jogjakarta Ditingkatkan

Kualitas bahan pustaka di perpustakaan DIY masih minim pada saat ini. Akibatnya, kebutuhan pemustaka akan buku-buku yang diperlukan tidak bisa terpenuhi. “Kita saat ini perlu terus meningkatkan kualitas bahan pustaka agar sesuai dengan kebutuhan pemustaka, baik di perpustakaan daerah maupun kabupaten/kota,” papar Plh Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY, Indar Hidayati kepada wartawan dalam Workshop Pengembangan Bahan Pustaka di kantor BPAD DIY, Kamis (18/3).

Menurut Indar, pengadaan buku di perpustakaan dituntut mampu memenuhi semua kebutuhan pemustaka dari berbagai lapisan, mulai dari siswa di tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) dan masyarakat umum lainnya. Namun, karena keterbatasan anggaran, belum semua buku yang dibutuhkan dapat dipenuhi secara optimal.

Peningkatan Kualitas dan Kuantitas Pustaka

Untuk mengatasi persoalan ini BPAD DIY melakukan prioritas untuk pengadaan buku pada tahun ini. Judul buku yang akan ditambah lebih difokuskan pada buku-buku yang diperlukan pelajar dan mahasiswa. Dengan penambahan ini maka jumlah buku yang tersedia di perpustakaan daerah mencapai 350.000 eksemplar atau 200.000 judul buku.

“Pengadaan buku kali ini fokusnya disesuaikan dengan kebutuhan buku pelajar dan mahasiswa, terutama buku-buku pengantar kegiatan belajar dan penelitian sebagai referensi pembelajran,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Indar, BPAD DIY juga terus berupaya menjalankan program layanan keliling, layanan menetap dan layanan paket. Pihaknya bekerjasama dengan sejumlah pihak seperti Rumah Sakit (RS), Lembaha Pemasyarakatan (LP), mall dan lainnya untuk peminjaman buku selama kurun waktu tertentu. “Buku-buku itu kemudian digilir ke satu tempat ke tempat lainnya selama setelah menetap beberapa bulan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perpustakaan BPAD DIY, Heru Purwanto yang menyatakan, setiap tahun pengadaan buku baru mencapai 1.000 judul. Hal ini yang kemudian mengesankan buku-buku di perpusatakaan daerah tidak bertambah.

“Jumlah buku yang tidak lengkap juga menandakan tidak bisa memenuhi kebutuhan pemustaka,” ujarnya. Oleh karena itu, program pengadaan bahan pustaka menjadi upaya untuk mengatasi masalah itu agar lebih berkualitas dan memenuhi kebutuhan pemustaka yang heterogen. Selain itu perumusan kebijakan dalam memilih dan menentukan bahan pustaka yang akan diadakan serta metode yang diterapkan dalam program itu akan membuat perpustakaan memiliki koleksi yang sistematis, terarah, terencana sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Sementara Sekretaris IKAPI DIY, Muh Syahid menyatakan, beberapa langkah bisa dilakukan untuk meningkatkan jumlah koleksi buku di perpustakaan. Diantaranya melalui pusat deposit, yakni setiap publikasi di lingkungan kerja perpustakaan berkewajiban mendepositkan publikasinya di perpustakaan sehingga terdapat tambahan bahan pustaka yang bersifat grey literature atau pustaka kelabu.

Perpustakaan juga bisa saling bekerja sama dengan yang sejenis atau tidak melalui program peminjaman berjangka waktu. Mereka juga bisa saling bertukar bahan pustaka, baik terbitan sendiri maupun terbitan dari unit kerja induk.

Sumber: Bernas Jogja, Jumat 19 Maret 2010

Tags: , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

Satu tanggapan untuk “Kualitas dan Kuantitas Pustaka Perpustakaan Jogjakarta Ditingkatkan”

  1. March 20th, 2010 at 22:18 | #1

    aku suka pustaka yang disamping gedung rektorat
    adem ayem tenang maknyuuus

Silakan Beri Komentar