Keuntungan Membeli Laptop Tanpa Sistem Operasi

Sekarang lagi menjamur laptop jenis netbook. Sebenarnya belum jelas perbedaan esensial antara netbook dengan notebook. Makanya, saya menyebut keduanya sebagai laptop saja. Ada pun kata teman saya perbedaan antara netbook dengan notebook terletak pada cara menginstal Sistem Operasi (OS). Kalau notebook bisa diinstalkan OS lewat media CD, DVD, mau pun Flashdisk. Sedangkan netbook yang diketahui memiliki bentuk yang kecil, portable, ringkas, dan memiliki mobilitas tinggi sehingga tidak memiliki CDROM mau pun DVDROM, sehingga cara menginstal OS pada netbook bisa lakukan dengan memakai Flashdisk.

Notebook mau pun netbook tetap sama-sama memiliki komputer di dalamnya. Bagaimana pun juga jika dibandingkan dengan notebook, netbook memiliki kisaran harga yang relatif murah. Pada kenyataannya ada pula harga netbook yang lebih mahal dari notebook. Apa yang menyebabkan perbedaan harga tersebut? Salah yang menjadi sebab adalah ada atau tidaknya Sistem Operasi bawaan yang biasanya original. Sistem Operasi yang bisa diinstal secara gratis seperti Linux dan kroninya juga bisa dianggap memengaruhi harga.

Sistem Operasi berbayar yang banyak dipakai orang seperti Windows memiliki harga yang sangat bervariasi. Mulai dari harga yang setara dengan satu buah DDR3 berukuran 2GB sampai dengan $199 pun ada. Nah, jika harga sebuah netbook tanpa Sistem Operasi adalah Rp.3.000.000 dan notebook Rp.5.000.000 dengan spesifikasi yang lebih tinggi dan ada Sistem Operasi, maka bisa dikira-kira mana yang lebih rasional untuk dipilih.

Ibaratkan Sistem Operasi yang akan dibeli untuk diinstal ke netbook seharga Rp.500.000, artinya harga netbook tadi akan naik sebesar Rp.3.500.000. Sekarang perbedaan harga antara netbook dan notebook adalah Rp.5.000.000 – Rp.3.500.000 =Rp.1.500.000. Oke, sekarang silakan tengok jenis Sistem Operasi pada notebook, jika sama, maka perbedaannya benar-benar Rp.1.500.000 jumlah yang cukup besar kan? Maka orang akan cenderung untuk membeli netbook. Jika Sistem Operasi pada notebook lebih tinggi dari pada yang dimiliki oleh netbook, misalnya Windows Vista Ultimate seharga $199. Artinya harga notebook itu sendiri kira-kira Rp.3.000.000, dalam ilustrasi ini artinya membeli notebook yang memiliki spesifikasi lebih tinggi tanpa Sistem Operasi akan lebih murah dari pada netbook. Selain itu, notebook seharga Rp.5.000.000 dengan Sistem Operasi Windows Vista Ultimate akan lebih bernilai.

Pengaruh harga Sistem Operasi pada laptop kira-kira sebesar 9%-28% dari harga laptop itu sendiri. Nah, sekarang tinggal pintar pilih-pilih dan tahu soal harga saja.. :-p

Tags: , , , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

7 tanggapan untuk “Keuntungan Membeli Laptop Tanpa Sistem Operasi”

  1. February 24th, 2010 at 19:23 | #1

    kemarin sempat beli lappy murahan 1,9 kosong…
    dipakai browsing , lumayan juga.

  2. February 26th, 2010 at 06:23 | #2

    Harus bener2 milih kalau mau beli laptop sekarang. Kek saya nih, laptopnya errroran mulu soale, murahan :(( nggak mikir jangka panjang. Sekarang, emnyesal tak berkesudahan.. 😐

  3. February 26th, 2010 at 06:24 | #3

    eh, dari tadi malem rupanya aku di sini. Kadang, kalau lagi buka laptop, tiba2 laptop mati sendiri. betul2 menyedihkan…

  4. March 1st, 2010 at 16:31 | #4

    Mampir promosi blog baru,…
    mampir beri masukan yah..

  5. March 2nd, 2010 at 01:57 | #5

    Bagi yg maunya praktis mungkin akan memilih yg sudah ada system operasi, tapi kalau yg seneng ngoprek pilih yg kosongan heeee…. bisa diinstal sendiri .. sesuai keinginan … saya pernah diminta tolong temen baru beli notebook baru yg sudah terinstall Vista (ori) langsung minta didowngrade ke XP

  6. March 2nd, 2010 at 01:58 | #6

    Eeee … ada Bang Iwan juga di sini …..

  7. halim
    May 1st, 2010 at 17:08 | #7

    KALO MAU BELI YANG KOSONGAN MANG DIMANA?
    APA BISA DI SEMUA TOKO?

Silakan Beri Komentar