Adik Saya Benci Facebook

5 Februari 2010 – Wiw ketika sedang membaca buku tentang filsafat Immanuel Kant saya merasa sedikit jenuh dan langsung menuju browser untuk membuka Facebook. Yah awalnya hanya iseng-iseng saja melihat-lihat foto, membalas komentar, rejecting friend requests, dan melihat inbox. Tiba-tiba mata saya tertuju pada satu status yang lumayan mencengangkan bertuliskan “Gw benci Fesbuk.” Yup ternyata itu adalah status update terbaru dari adik saya yang paling bontot.

Status adik saya

Bagus! Menurut saya ini merupakan status update yang revolusioner, karena adik saya yang baru kelas 3 SMP sudah benci dengan media sosial online bernama Facebook. Selain itu, saya sebagai abang yang baik hati mendukung dengan kuat kebencian tersebut dikarenakan Facebook, jika terlalu sering digunakan, berpotensi untuk membuang waktu dengan percuma. Orang bisa ketagihan sampai lupa hal lain yang lebih penting.

Kasus Facebook

Ada juga banyak kejadian yang disebabkan oleh penggunaan Facebook yang berlebihan, salah satunya yang lumayan terkenal adalah seorang anak yang tidur di lantai gara-gara kecapekan menunggu ibunya bermain Facebook :evil:, ini fotonya:

Sang ibu yang "baik"

Gambar tersebut adalah seorang ibu “baik” yang sedang asyik bermain Facebook, tidak tahu lagi chatting atau sekedar lihat-lihat profil orang, sedangkan anaknya bisa dilihat sendiri..

Anaknya yang tidur di lantai

Ya foto tersebut merupakan salah satu fenomena dari sekian banyak fenomenon yang terjadi akibat ketagihan bermain Facebook. Ada pun kejadian lain seperti tidak diterima kerja gara-gara status Facebook, dipecat gara-gara status Facebook, diperkosa gara-gara chatting di Facebook, suami memukuli istrinya karena Facebook, dan lain-lain.

Berbagai macam hal yang sudah disebutkan tadi sekiranya dapat menjadi alasan logis mengapa seseorang bisa sampai membenci Facebook. Kalau adik saya, nampaknya belum memiliki alasan yang cukup mendasar untuk membenci Facebook, mungkin hanya iseng tetapi kalau ya pun saya dukung :oops:, kan abang yang baik. Tetapi bagaimana pun juga, orang memiliki hak untuk menggunakan Facebook atau tidak, jadi tentukan pilihan Anda dan jadikan Facebook benar-benar berguna bagi kehidupan Anda 8)

Tags: , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

7 tanggapan untuk “Adik Saya Benci Facebook”

  1. hanako
    February 5th, 2010 at 19:30 | #1

    Kasian banget anaknya. Ibu tidak tahu diri

  2. February 5th, 2010 at 21:21 | #2

    halah itu ibu beneran apa ibu bohongan?????????????????

    ck,ck,ck,ck……

    malapetaka dari fb…..

  3. February 5th, 2010 at 21:45 | #3

    Ibu tidak perprike’anak’an. teganyaaaaaaa…..aaaaa….aaaaaa…. hanya demi internet anak ampe tidur2an di lantai….

    btw, daku baru download alexa lagi tuh bang. tante alexa muaraaahhhhhhhhh sama JengsSRI.Com, dikasih 2 juta sekian 😥

  4. February 6th, 2010 at 09:36 | #4

    Ibunya emang kelewatan sih…

  5. February 6th, 2010 at 16:05 | #5

    lha kelas 3 smp dah punya fb, boleh ya?
    tuh ibu2 tega amat
    dunia udah gila kaleee ya

    nb :
    dah coba
    sejak rabu sore
    hasilnya
    This website is temporarily unavailable, please try again later.

    ga muncul iklan lagi, tapi belom diarahkannya keknya

  6. February 7th, 2010 at 15:46 | #6

    aku mo coba besok ganti IP nya ke ghs.google.com

  7. fikriana
    May 11th, 2011 at 17:16 | #7

    saya juga udah tutup akun fb saya, abis gk bermanfaat,
    dan email saya jadi penuh mampus diisi pmbrthuan gk penting

Silakan Beri Komentar