Ekosentris, Ekologi, dan Ekosistem

Pembicaraan tentang lingkungan hampir tidak lepas dari terminologi ekosentris, ekologi, dan ekosistem, tetapi banyak orang seringkali menganggap dirinya tahu arti terminologi tersebut. Akibat dari itu maka terminologi tersebut seringkali digunakan secara sembarang untuk membicarakan tentang lingkungan. Padahal, ada perbedaan yang seharusnya diketahui untuk memperjelas apa maksud dari pembicaraan tentang lingkungan. Pertama harus diuraikan dulu ketiga terminologi tersebut.

Ekosentris, kesalahan pemakaian terminologi ini relatif sedikit oleh karenanya hanya perlu dipahami artinya bahwa ekosentris adalah suatu pandangan tentang lingkungan yang memihak pada oikos (eko = rumah = lingkungan = alam). Segala pandangan harus cocok, selaras dan tidak bertentangan dengan alam. Misalnya ketika menghadapi persoalan mana yang harus dipilih membuat rumah baru dari kayu dari sebuah pohon atau memilih pohon itu tetap tumbuh, orang yang berpandangan ekosentris tidak akan menebang pohon tersebut untuk membangun sebuah rumah.

Kedua yaitu ekologi, terminologi ini yang paling sering orang salah kaprah. Ekologi seringkali dikaitkan dengan, misalnya, “penebangan pohon secara sembarangan akan menyebabkan krisis ekologi,” atau “ekologi di Indonesia berangsur-angsur memburuk terlihat dari tercemarnya banyak sungai sehingga mematikan kehidupan di sekitarnya,” dan masih banyak lagi. Harus disadari pertama-tama bahwa penggunaan terminologi ini sangat penting untuk mencapai kesepakatan makna tentang pembicaraan mengenai lingkungan. Ekologi berasal dari dua kata oikos (eko = rumah = lingkungan = alam) dan logos (logi = pengetahuan tentang = ilmu yang mempelajari = pemikiran logis) jadi ekologi dapat diterjemahkan sebagai suatu ilmu yang mempelajari alam atau lingkungan beserta komponen yang ada di dalamnya. Perlu ditekankan di sini bahwa ekologi adalah suatu bidang ilmu. Penggunaan yang benar atas terminologi ekologi dapat dicontohkan “tidak pahamnya masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan dapat disebabkan karena tidak adanya pendidikan ekologi,” atau “ekologi akhir-akhir ini menjadi suatu bidang yang diminati karena permasalahan lingkungan mulai menjamur dan sering didiskusikan.”

Ketiga yaitu ekosistem. Banyak orang menganggap bahwa ekologi dan ekosistem itu adalah sepadan dan sama padahal kenyataannya tidak. Jika dilihat dari terminologinya saja sudah terlihat bahwa kata ekologi dan ekosistem berbeda. Bedanya di eko-logi dan eko-sistem, yang satu logi yang lain sistem. Tetapi entah mengapa terminologi sejelas itu masih banyak yang salah kaprah sehingga banyak orang lebih memilih menggunakan terminologi ekologi untuk menjelaskan ekosistem. Ekologi sudah dijelaskan di atas, sekarang ekosistem. Ekosistem adalah suatu keterkaitan lingkungan tertentu beserta isinya dengan lingkungan lainnya yang apabila salah satunya rusak maka akan menyebabkan pengaruh buruk bagi yang lain. Penggunaan kata yang salah terdapat pada pernyataan “penebangan pohon secara sembarangan akan menyebabkan krisis ekologi,” mengapa? coba terka apakah penebangan hutan secara sembarangan akan menyebabkan ilmu tentang lingkungan makin terpuruk? Tentu tidak, justru besar kemungkinan muncul reaksi yang menyebabkan ilmu tentang lingkungan makin digali. Pernyataan yang benar adalah “penebangan hutan secara sembarangan akan menyebabkan krisis ekosistem,” karena memang benar bahwa penebangan pohon dapat membuat binatang di pohon tersebut menjadi kehilangan tempat tinggal dan hal ini berarti ada keterkaitan antara pohon dan binatang tersebut.

Akhirnya jelas perbedaan antara ekosentris, ekologi, dan ekosistem. Hal ini penting untuk membangun wawasan dalam penggunaan terminologi dan tentu saja penting bagi pendidikan ekologi itu sendiri.

Tags: , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

7 tanggapan untuk “Ekosentris, Ekologi, dan Ekosistem”

  1. May 28th, 2009 at 20:26 | #1

    nice aricle, sepaham denga bang atta neh…

  2. July 20th, 2009 at 00:59 | #2

    emangnya lu ga bisa ngebedain ketiga istilah ntu? maca ciii???
    btw, kalo quiniesentris ada ga ya?? :p

  3. July 20th, 2009 at 01:06 | #3

    tapi bisa bedain antara eko2 di atas dengan eko patrio kannn?

  4. rendy
    January 21st, 2010 at 09:09 | #4

    susahhhhm,,,,,,,, 😡 😡 😡 😡 😡 😡 😡 😡 😡

  5. rendy
    January 21st, 2010 at 09:12 | #5

    😳 😉 😛 😛 🙄 🙄 🙄 🙄 🙄 🙄

  6. May 14th, 2010 at 16:03 | #6

    yuuuuuup…..
    ini ilmu bang EKO yang harus dicermati

  7. June 21st, 2010 at 13:57 | #7

    klo mnurut ak, ekologi bukan hanya ilmu yang memplajari tentng alam atau lingkungan beserta komponen yang ad didalmnya,.. tp,. juga mengenai keselarasan antara keduanya,..
    🙄 🙄 🙄 🙄 🙄 🙄 🙄 🙄

Silakan Beri Komentar