Pesawat Gonjang-ganjing Tetapi Selamat Sampai Soekarno Hatta

Tadi adalah pengalaman naik pesawat paling buruk dalam hidup saya. Parah, selain pesawatnya berisik ditambah lagi cuaca yang tidak memungkinkan untuk menikmati perjalanan di udara. Sesekali pramugari yang cantik berlalu lalang di samping saya. Pertama lepas landas dari bandara Laksda Adisucipto Yogyakarta, wah tampaknya perjalanan kali ini akan mulus.. eh ternyata beberapa menit setelah lepas landas terjadilah beberapa guncangan yang saya pikir adalah guncangan roda pesawat yang dimasukkan dan ternyata guncangan tersebut terjadi karena sedang berawan.

Di dalam pesawat saya sempat jiper juga karena goncangannya dahsyat juga, di salah satu goncangan ada yang membuat anak-anak berteriak dan orang tua pada istighfar. Wew kalo saya pura-pura menikmati perjalanan aja, padahal dalem hati udah deg-degan gitu. Soalnya kalo mau jatuh ya jatuh cepetlah mati, jangan disiksa ketakutan gini.. hoh hoh.. Di atas ketika yaaa kira-kira ketinggian maksimum, getaran pun mulai mereda sampai akhirnya perjalanan benar-benar nyaman. Saya sempat terkantuk pada saat itu.

Beberapa menit saya terkantuk-kantuk karena bosan tidak ada orang di sebelah saya, muncullah pengumuman dari pramugari cantik yang menyatakan bahwa beberapa menit lagi akan mencapai bandara Soekarno Hatta. Wah dalam hati saya girang, akhirnya sampai juga di Jakarta. Eeeehh setelah beberapa detik pengumuman itu guncangan datang kembali. Datang guncangan karena pesawat mencoba untuk menurunkan posisinya lebih rendah, ya kan mau mendarat. Tiba-tiba yang tadinya terang sekarang jadi gelap! HOH apa pulak ini!? Wah ternyata berawan, goncangan dan getarannya tak henti-henti.

Biasanya beberapa menit setelah pengumuman itu pesawat langsung mendarat dengan lancar, tetapi tadi sepertinya pesawatnya direm-rem gitu sama pilotnya, karena saya juga merasakan betapa padatnya awan pada saat itu. Hoeeehh.. berasa lamaaaa banget deh di situ. Pesawat pun akhirnya terbang dengan ketinggian yang lebih rendah lagi. Saya merasakan sepertinya bakal ada impact dengan landasan bandara karena penurunan ketinggiannya sangat terasa dan guncangan makin keras. Alhasil pesawat mendarat dengan mulus! Padahal saya sudah benar-benar siap menghadapi impact dengan mengencangkan sabuk pengaman. Akhirnya pesawat mendarat juga dan berhenti di koridornya.. Hahahah.. boleh juga, tapi jangan sering-sering deh pengalaman kayak gini..

Pada saat ini saya sudah berada di rumah, memposting ini dengan telkomsel flash punya opa saya.. cihui gratisannn!

Tags: , , , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

4 tanggapan untuk “Pesawat Gonjang-ganjing Tetapi Selamat Sampai Soekarno Hatta”

  1. September 16th, 2009 at 14:07 | #1

    hoooi udah di rumah? main ke almamater lu, sekalian ke kantor gua… kita kopdar 😀 xixixi

  2. September 17th, 2009 at 04:09 | #2

    Hidup ini hanya sebentar lagi
    bentar marah,bentar ketawa
    betar berduit,bentar boke
    bentar senang,bentar susah
    ooo ye…bentar lagi 1 syawal
    met lebaran…mohon maaf lahir bathin

    Taqabbalallahu minna waminkum.

  3. September 17th, 2009 at 21:48 | #3

    gua baru nyadar. bukannya lu udah beli karcis kereta api ke jkt? kok malahan naik pesawat? *bingung*

  4. iwan
    April 30th, 2011 at 09:48 | #4

    syukurlah kl akhirnya selamat tiba di bandara. kl menurut saya, jika ada rasa takut muncul berarti timbangan antara keberanian & ketakutan sedang bekerja. bagaimana agar keberanian bisa tetap lebih tinggi drpd ketakutan pd spt situasi yg anda alami adalah tinggal bgmn kita mengatur porsinya. kepura-puran anda dlm menghadapi ketakutan mmg bs meningkatkan rasa berani hnya mgkn perlu ditambah dgn rasa syukur. syukur bhw kita masih bs merasakan goncangan2 itu. cb bayangkan jika kita naik pesawat namun tdk merasakan goncangan apapun padahal pesawat tengah tergoncang-goncang dgn lumayan keras. lebih ngeri kan ?? hehehe…

Silakan Beri Komentar