Martina Melaporkan Komnas Perlindungan Anak ke Polisi

Martina? Siapa kah dia? Saya jelaskan, Martina adalah seorang Ibu yang disinyalir suka menyiksa anak-anaknya. Hal ini pun bukan datang secara tiba-tiba melainkan karena kedua anak yang bernama Imanuel dan Rafael telah datang ke Komnas Perlindungan Anak dikarenakan memiliki alasan bahwa mereka disiksa oleh Ibunya, Martina. Imanuel yang berusia 12 tahun dan Rafael 7 tahun ini dibantu oleh Komisi Nasional Perlindungan anak untuk melaporkan tindakan Ibunya ke pihak yang berwajib (polisi).

Martina pun tidak mau kalah, dengan pengacaranya Pramudya, ia melaporkan balik Komnas Perlindungan Anak kepada polisi. Tuduhan tertuju pada Ibu Roostiningsih dan  Seto Mulyadi yang kita kenal sebagai orang yang dekat dengan anak-anak. Namun sialnya si Martina beserta pengacaranya melaporkan 1 hari setelah Komnas PA melaporkan tindakan penganiayaan Martina pada 28 Agustus 2009. Jadi mereka melapor pada 29 Agustus 2009 mungkin setelah merasa bahwa akan ada tuduhan secara hukum dari Komnas PA. Martina tidak ambil diam. Ia dan pengacaranya melaporkan dengan tuduhan penculikan terhadap anak-anaknya.

Sialnya lagi Martina tidak tahu bahwa sebelumnya Komnas PA telah “menitipkan” anak-anak tersebut untuk dilindungi oleh karena itu dirahasiakan keberadaannya oleh polisi, tentu saja demi keamanan dan kondisi anak-anak tersebut membaik secara psikologis. Imanuel dan Rafael tentu saja trauma dengan kejadian penyiksaan yang dilakukan oleh Martina. Dari kacamata pelaporan ini bisa dilihat siapa yang berpotensi melakukan kesalahan terbesar. Pemikiran pertama yang harus diambil adalah mengapa kedua anak tadi melaporkan Ibunya ke Komnas PA? Tentu saja karena alasan spesifik! Tidak mungkin mereka melaporkan Ibunya hanya gara-gara dimarahi saja, pasti ada hal yang membuat mereka benar-benar takut dan trauma.

Untuk para Ibu yang suka menyiksa anaknya hati-hati loh.. sekarang anak-anak sudah lebih aware dengan hal seperti ini.. anak-anak jadi lebih kritis. Tidak apa-apa ini merupakan kemajuan dari peradaban manusia di Indonesia :p Tentu saja ini merupakan kemajuan karena orang sudah bisa berpikir tentang ketertindasan, hak, dan kewajiban. Semoga saja hal seperti ini makin diperhatikan oleh banyak pihak dan untuk Komnas PA berjuanglah memperjuangkan yang benar 🙂

Tags: , , , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

6 tanggapan untuk “Martina Melaporkan Komnas Perlindungan Anak ke Polisi”

  1. September 3rd, 2009 at 17:36 | #1

    wah kok ada ya..ibu yg gitu….kalo mau berantem jgn sama anaknya dong ya…sama bapaknya aja biar imbang…

  2. September 3rd, 2009 at 22:01 | #2

    wah pertamax gak sih ni?

  3. September 4th, 2009 at 09:26 | #3

    wahhhh kok jadi semrawut gitu

  4. September 5th, 2009 at 11:33 | #4

    Ampun deh si ibu Martina. Dah nyiksa malah balik ngelapor anak2nya diculik. Ketauan anak2nya ilang krn ketakutan ma maknya sendiri. Parah…parah…

  5. September 6th, 2009 at 11:36 | #5

    Makin rame aja nih visitornya prill..
    bagi tips dong.
    Alexaku tambah gemuk nih.

  6. September 6th, 2009 at 11:37 | #6

    Martina kelewatan deh….

Silakan Beri Komentar