Menjadi Perayu Ulung: Jabatan Tangan Itu Penting

Jabatan tangan jangan terlalu formal untuk orang yang tertarik dengan merayu, Anda pikir begitu? Pikirlah kembali. Menggapai, menyentuh tangan, menggenggam, meremas, dan melepasnya adalah semua kegiatan yang sangat sensual, meraba, dan pribadi. Kapan lagi, kecuali bila Anda sampai pada tahap berpegangan tangan, akankah Anda memegang tangan orang ini lagi? Mungkin tidak sampai Anda bersalaman untuk mengucapkan selamat tinggal, tetapi setelah itu? Tidak akan! Berpegangan tangan, menyentuh, dan merasakan dilakukan oleh orang yang benar-benar tidak saling mengenal atau benar-benar intim. Kenapa tidak untuk mereka yang berada di antaranya? Karena tangan adalah salah satu bagian tubuh yang paling sensitif. Pada tahap menengah dari suatu persahabata, tangan memproyeksikan terlalu banyak sensualitas. Jadi buatlah jabatan tangan pertama Anda diperhitungkan.


Apa yang harus dilakukan? Buatlah jabatan tangan Anda diingat. Jangan buktikan seberapa Anda kuat dan percaya diri dengan meremukkan jemari orang lain. Bila Anda menyadari ada cincin pada tangan seseorang, berhati-hatilah, karena jabatan tangan dengan cincin bisa sangat menyakitkan dan menunjukkan sedikit keterampilan, kepekaan, atau kepedulian Anda untuk orang lain. Juga jauhilah jabatan tangan yang lemah. Anda ingin ia tahu bahwa ia sedang memegang tangan, bukan ikan mati.
Seperti menyapa, sebuah jabatan tangan membutuhkan tenaga istimewa. Sebelum berjabatan tangan, pikirkanlah sensasi yang akan Anda rasakan dan terimalah pada tangan dan lengan kanan Anda. Pusatkan perhatian pada titik tersebut, salurkan energi ke dalamnya, tetapi bukan kekuatan. Cobalah hal-hal berikut:
Jabatan Tangan Menggoda #1 – Politisi: Pada jabatan tangan ini Anda menggapai dengan tangan kanan Anda. Jika Anda seorang wanita, Anda harus menggapai dan menggosok secara perlahan jemari tangan kanannya dengan tangan kiri Anda. Ini harus dilakukan dengan cepat, agar tidak diperhatikan. Jika Anda seorang pria, dengan tangan kiri Anda sentuhlah pergelangan tangannya atau bagian atas tangan kanannya, atau jemari tangan kanannya. Bila Anda saling menggapai dengan tangan kiri kalian, jangan panik, kalian masing-masing dapat mengakui kalau kalian membaca buku ini.
Jabatan tangan ini mendapatkan namanya dari politisi yang harus berjabat tangan dengan para peremuk tulang. Politisi mencengkeram pergelangan tangan para pemilih dengan sangat kencang sehingga para pemilih yang terkejut melonggarkan genggamannya. (Juga, gerakan pergelangan tangan bisa menarik penekanan dari tangan kanan, agar si politisi tidak terlalu lelah untuk berjabat tangan dengan kerumunan selanjutnya). Apabila digunakan untuk bisnis, jabatan tangan ini bisa terkesan tulus atau terlalu ramah. Cobalah beberapa kali dengan ayah Anda sebelum Anda mencobanya dengan bos Anda.
Jabatan Tangan Menggoda #2 – Peremas: Jika politisi bisa digunakan dalam bisnis, peremas terlalu halus dan seksual untuk itu. Pada akhir jabatan tangan, Anda menyelesaikannya dengan remasan ekstra secara perlahan. Ini tidak boleh kencang tetapi sedikit berenergi. Lalu lepaskan, melakukan ini menandakan bahwa Anda hangat, percaya diri, dan lebih dari sekedar senang bertemu seseorang Anda mengindikasikan ada ketertarikan yang pasti

Tags: , , , , , , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

13 tanggapan untuk “Menjadi Perayu Ulung: Jabatan Tangan Itu Penting”

  1. July 25th, 2009 at 23:59 | #1

    pertamax!

  2. July 26th, 2009 at 00:04 | #2

    ow… tentang jabat tangan… gua sebel ama orang salaman ama gua tapi tangannya hanya lurus, hanya sekedar nyentuh, itu bukan berjabat tangan bukan?

  3. July 26th, 2009 at 00:19 | #3

    Rupanya Quinn udah duluan kena rayuan nih…

  4. July 26th, 2009 at 00:20 | #4

    Rupanya ilmu ginian si Aprill udah khatam yah…???

  5. July 26th, 2009 at 00:28 | #5

    huahaha pak iwan, sayah ga mempannnnn :p

  6. July 26th, 2009 at 00:29 | #6

    sepertinya begitu pak, entah semuanya pengalamannya atau bukan dan berapa presentase keberhasilan dengan jurus2 merayunya ini :p

  7. July 26th, 2009 at 00:38 | #7

    hoooooooooiiii isssss banguuuuunnnnn

  8. July 26th, 2009 at 13:18 | #8

    april…….lo semestinya dapat gelar MPU…Master perayu ulung wakakakkk

  9. July 27th, 2009 at 06:12 | #9

    plg males kek quienie blg klo salaman tp cmn sekedar nempel tangan doang, gk niat banget

    tp plg sebel jg klo salaman ama yg kuat2 sekali soalna sakit kena cincin huuh

  10. July 27th, 2009 at 13:52 | #10

    wah..wah..bro…dalem sekali sampai segitu analisa jabat tangannya..hahaha.OK deh…

  11. July 27th, 2009 at 19:24 | #11

    bener banget tu
    jabat tangan penting lho untuk silaturahmi
    kadang2 juga di buat untuk meluruskan sesuatu
    hehehehee

  12. July 28th, 2009 at 02:45 | #12

    yah..
    mbak ratu yang pertamaxxx…

    saya tak suka merayu

  13. July 28th, 2009 at 09:00 | #13

    wah, nice post..
    setiap abiz nganterin cewek pulang, saya pasti ulurkan tangan bwt jabat tangan.
    walopun kadang lupa bwt menyentuh bagian atas tangan dia dengan tangan kiri saya. hehehe..
    siip, salam kenal ya..

Silakan Beri Komentar