Cara Menjadi Perayu Ulung Dengan Sanjungan

Lanjutan dari intro cara menjadi perayu ulung :). Dengan menggunakan sanjungan orang menjadi perayu ulung, ya seperti inilah yang dipaparkan oleh Joyce Jillson. Sanjungan, bila digabungkan dengan tiga dasar merayu, akan seperti korek api dengan dinamit… meledak. Jadi untuk menghaluskan kekuatan sanjungan, Anda harus tulus. Harus diingat bahwa Anda tidak hanya harus berpikir seseorang terlihat cantik atau tampan malam ini, juga harus berpikir bahwa dia memang cantik atau tampan.

Untuk yang ahli dan ingin berhasil, tahu bahwa sanjungan saling menguntungkan lebih sulit dilaksanakan dari yang orang kira. Inilah beberapa petunjuk yang bisa Anda coba:

1. Temukan apa yang menarik dari orang ini bagi Anda (Mungkin akan ada beberapa hal)

2. Kira-kira pernyataan menyanjung manakah yang paling ingin ia dengar dari orang lain? Area manakah dari pribadi seseorang, pencapaian, atau kegiatannya yang belum diakui oleh masyarakat?

3. Setelah Anda memastikan hal ini, gunakanlah.

Contoh: Sudah umum diketahui bahwa wanita cantik sering mendengar betapa cantiknya mereka dari waktu ke waktu. Kenapa.. Saya pikir, seorang wanita cantik tidak ingin hal ini ditegaskan?  Jawabannya adalah mereka ingin hal ini ditegaskan, tetapi dengan cara yang menunjukkan bahwa seorang pria benar-benar telah melihat. Kebanyakan pujian yang mereka terima berupa pernyataan umum, biasa, dan tidak imajinatif mengenai penampilan mereka. Ini membuat mereka segera sadar bahwa mereka tengah masuk dalam jebakan rayuan gombal.

Sarah berkata seperti ini, “Saya sering mendengar pujian standar, ‘kamu sangat cantik, kamu sangat menawan,’ dari para pria, dan walau pun tidak pantas, saya sering berpikir bahwa mereka belum melihat saya, bahkan pada hari itu. Bahwa mereka melakukan ini setelah menghafal kalimat-kalimat tersebut dengan cara mengulang. Saya ingin mendengar jika itu benar bahwa sebuah gaun sangat pas dikenakan oleh saya (tahukah Anda bahwa saya menemui banyak tantangan untuk terlihat cantik), atau saya cukup cantik untuk sampul majalah, atau saya terlihat sangat seksi. Apa yang saya sukai dari suatu pujian adalah mengetahui bahwa seseorang melewati berbagai kesulitan untuk memikirkan saya sebagai seorang individu, bukan mendengar pernyataan lama yang sama.

Sanjungan paling efektif adalah ketika ada unsur kejutan. Saat seseorang tidak menduga pujian tersebut. Mengatakan pada pada seorang pemain sepakbola bahwa ia “hebat ketika bermain di lapangan” adalah baik. Tetapi mengatakan bahwa Anda “menyukai kemampuannya untuk bercanda dan senyumnya” akan membuat bahagia. Pujian pertama sudah diketahui oleh dirinya sendiri, yang kedua mungkin ia curiga, tetapi kenyataan bahwa Anda mengatakannya adalah menyenangkan dan mengejutkan.

Tags: , , , , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

6 tanggapan untuk “Cara Menjadi Perayu Ulung Dengan Sanjungan”

  1. July 23rd, 2009 at 09:16 | #1

    waaaahhh ampuh nggak neh untuk merayu Jeng ama Kak Sya….kakakakakakak

  2. July 23rd, 2009 at 13:00 | #2

    buweeeeellll.. dilarang mendahului pertamax sayaaahhh :((

  3. July 23rd, 2009 at 13:04 | #3

    lah? komen gua barusan manah??? :((

  4. July 23rd, 2009 at 13:06 | #4

    buweeeelllll… akyu keduluan kamyu deh pertamaxnya…

    btw, tenang ajah, gua ga mempan ama rayuannya is… huahahaha

  5. July 24th, 2009 at 03:37 | #5

    weleh… kalo buat mereka sih ga bakal mempan soalnya sedikitnya mereka udah tau tentang informasi tentang kitah.. hohohoho.. buat quinie.. jangan naif.. siapa tahu pak buwel bisa menjatuhkanmu dengan rayuannya.. hohohohoho

  6. July 24th, 2009 at 16:14 | #6

    huahahaha… hm.. let see siapa yang naif.. xixixixi

Silakan Beri Komentar