Empat Hal Penting Dalam Membuat Keputusan

Ini akibat kalau tidak bisa memberi keputusan hehehe

Ini akibat kalau tidak bisa memberi keputusan hehehe

Dalam hidup kita harus membuat keputusan dalam berbagai masalah seperti memilih universitas mana yang kita kehendaki, pekerjaan mana yang cocok untuk kita, mobil atau rumah seperti apa yang ingin kita beli. Beberapa keputusan bisa mengakibatkan adanya implikasi terhadap moral. Sebagai contoh, dalam memilih agama dan pendidikan moral yang baik bagi anak kita, memperlakukan orang yang lebih tua, bidang hukum, juga dalam mempertimbangkan berapa banyak uang yang ingin kita sumbangkan dalam penggalangan dana atau amal.

Beberapa dari contoh di atas merupakan keputusan utama (major decision) yang lebih penting dari pada memutuskan pakaian mana yang ingin kita pakai untuk pergi bekerja dan keputusan utama ini mengakibatkan beberapa ketidakpastian. Dalam artian bahwa anda tidak bisa memastikan secara absolut bagaimana suatu keputusan dapat diambil. Tetapi bagaimana pun juga ini tidak berarti bahwa tidak ada jalan dalam membuat keputusan yang baik.

Coba pikirkanlah sejenak tentang cara terbaik dalam mengambil keputusan dalam suatu persoalan yang sulit. Anda dapat berpikir tentang keputusan penting yang telah anda buat pada masa lalu, mungkin hari kemarin, mungkin tahun kemarin. Jika keputusan anda itu menghasilkan sesuatu yang baik, cobalah berpikir lagi apakah keputusan anda itu merupakan suatu keberuntungan semata, atau pemikiran mendalam anda dalam membuat keputusan? Dan apabila keputusan anda yang terdahulu itu menghasilkan sesuatu yang tidak diinginkan atau berjalan tidak mulus, cobalah berpikir lagi tentang keputusan apa yang seharusnya anda buat untuk menghasilkan sesuatu yang lebih baik pada saat itu. Untuk memudahkan memilah pengalaman anda dalam membuat keputusan, sebaiknya anda membuat daftar keputusan yang menghasilkan sesuatu yang baik bagi hidup anda dalam secarik catatan atau menyimpannya dalam bentuk digital.

Satu hal yang mungkin terjadi pada anda ketika membuat keputusan, anda perlu kejelasan tentang apa yang dapat anda lakukan, dalam hal ini berarti ada pilihan bagi anda untuk anda jalankan. Lalu, dengan hal ini anda bisa mengetahui dan mempertimbangkan implikasi dan konsekuensi dari pilihan yang tersedia tadi. Misalnya anda dapat bertanya pada diri sendiri “Bagaimana masa depan saya, jika saya kuliah di universitas A dibandingkan dengan universitas B, atau bagaimana jika saya memilih kuliah tahun depan dan saat ini hura-hura saja, atau bagaimana jika saya bekerja dulu setelah itu barulah saya kuliah?” Dalam menjawab pertanyaan ini, anda bisa temukan bahwa anda harus mencari informasi, jadi salah satu langkah penting dalam mengambil keputusan adalah bahwa anda harus mengumpulkan informasi yang terkait dengan masalah anda.

Ketika anda sudah memiliki informasi dan dapat mempertimbangkan konsekuensi yang muncul, anda bisa memakai kumpulan konsekuensi yang muncul tersebut untuk mengevaluasi masalah anda (contohnya tadi tentang kuliah). Dengan demikian kita telah mengenal empat komponen penting dalam membuat keputusan, yaitu pilihan, informasi, konsekuensi, dan evaluasi.

Diterjemahkan oleh saya dari buku: Thomson, Anne. Critical Reasoning in Ethics: a practical introduction. London: Routledge. 2001. (halaman 92)

Tags: , , , ,

AUTHOR

# Full time business development member, part time philosopher, amateur web programmer, Ubuntu lover, and guitar player.

2 tanggapan untuk “Empat Hal Penting Dalam Membuat Keputusan”

  1. April 7th, 2009 at 14:30 | #1

    aku telah membuat keputusan untuk tetap berkunjung kemari

  2. April 7th, 2009 at 15:13 | #2

    huahauhaa,.. setia sekali bang atta.. sekali pun demikian, itu merupakan keputusan yang terbaik..!

Silakan Beri Komentar